Apakah itu Shakaro Foundation (SF)?

Shakaro Foundation adalah sebuah lembaga filantropi Indonesia yang bermarkas di JakartaSecara official mulai bergerak pada bulan Desember 2015. Dengan semboyan SemangatBersyukur, Shakaro Foundation didedikasikan sebagai lembaga sosial filantropis Indonesia yang bergerak di bidang Pemuda, Pendidikan dan Ekonomi (kreatif).

Siapa yang mendirikan SF?

Shakaro Foundation didirikan oleh generasi millenial Indonesia dari lintas profesi di Jakarta. Profesi para pendirinya beragam, mulai dari Industri Desain Grafis & Konveksi, Industri logistik, Industri Telekomunikasi, Industri Pertanian dan Industri Tour & Travel.

Mengapa #SemangatBersyukur?

Untuk melahirkan manusia yang berketuhanan Yang Maha Esa serta manusia yang adil dan beradab. Langkah terkecilnya dengan bersyukur. Dengan rasa syukur tersebut, kita berharap negeri ini yang sejak dahulu sudah baldatun thoyyibatun ini, bisa mendapat predikat negeri yang robbun ghofur.

#SemangatBersyukur adalah refleksi dari tujuan tersebut. Sebuah refleksi untuk menjalani kehidupan dengan rasa syukur. Apalagi jika kehidupan yang kita jalani semakin mapan, semakin besar pula tanggung jawab kita kepada sosial.

Para pendiri SF mendedikasikan lembaga ini sebagai bentuk kesyukuran atas kemapanan yang telah dicapainya. Yaa, mesti nggak mapan-mapan amat sih.

Prinsipnya, untuk berbagi kepada sesama, tidak harus nunggu kaya raya. Bisa dimulai kapan saja, dengan berbagai cara. Syukur-syukur bisa dengan harta, tenaga dan pikirannya. Kalau belum mampu, yaa minimal dalam bentuk senyuman saja. 🙂

 

Kalo shakaro, apa artinya?

Naah, arti Shakaro itu adalah bersyukur. Terinspirasi dari kisah Nabi Sulaiman yang direkam dan dikutip Tuhan dalam sebuah dokumen abadi, yaitu Al Quran. Lebih detailnya ada di surat An Naml ayat 40. Nah, dari situ laah nama Shakaro diambil.

Bukan di Surat Ibrahim yaa?
Yaa, di situ ada juga kata ‘shakaro’ nya. Tapi ada tambahannya ‘tum’. Tepatnya kata شَكَرْتُمْ. Aslinya kata shakaro dan antum. لإن شكرتم لأزيدنّكم Artinya: kalau engkau bersyukur, maka akan Aku (Allah) tambahkan nikmat kepadamu…

Lengkapnya ada di surat An Naml ayat 40 itu informasinya begini..

هَذاَ مِنْ فَضْلِ رَبىِّ لِيَبْلُوَنىِ ءَ أَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ. وَ مَنْ شَكَرَ فَإِنَّماَ يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ. وَ مَنْ كُفَرَ فَإنَّ رَبىِّ غَنِىٌّ كَريْمٌ

Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau  mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia

Informasi dari surat Ibrahim dan AnNaml di atas, intinya mengajak kita semua untuk selalu bersyukur atas segala anugerah hidup yang Allah berikan kepada kita. Termasuk bersyukur bisa lahir dan tumbuh sebagai bangsa Indonesia dan sebagai ummatnya Nabi Muhammad SAW. Waah, itu anugerah nggak bisa diganti dengan apapun. 🙂

Bagaimana proses pendirian Shakaro Foundation?

Jadi, SF itu bermula dari obrolan ngalor ngidul usai pulang kerja antar sesama para pekerja dan mahasiswa perantau di ibu kota. Berlanjut dengan diskusi lintas ilmu dan sharing pengalaman dan ide.

Mulai dari pukul 10 malam sampai menjelang subuh setiap minggunya. Supaya tidak berhenti di diskusi, kami buat kegiatan kecil-kecilan bantu masyarakat desa di Indonesia yang membutuhkan. Membuat seminar dengan narasumber para tokoh lokal, bakti sosial mulai dari potong rambut masal, santunan anak yatim dan mendirikan rumah baca.

Alhamdulillah, dari kegiatan-kegiatan kecil itu dibuat perahu sederhana yang bisa menampung aspirasi, ide dan terobosan anak-anak muda. Maka, dibuatlah perahunya dengan bendera SF. Walaupun berangkat dengan perahu kecil, kami memiliki impian yang terukir di kalbu untuk melahirkan generasi bertauhid, supaya Indonesia senantiasa menjadi bangsa yang bersyukur. Kenapa dimulai dengan bersyukur?

Alasan kami sederhana, karna bangsa Indonesia yang diberi anugerah luar biasa melimpah oleh Allah SWT, tidak akan mandiri dan maju dan menjadi negeri yang robbun ghofur jika tidak mengawalinya dengan rasa syukur.

Jadi, tema kegiatannya tentang bersyukur gitu yaa?
Itu ruhnya, semangatnya, jiwanya. Aplikasinya bisa dalam berbagai hal. Karena segala pekerjaan jika diawali dengan rasa syukur, apapun hasilnya insya Allah akan memuaskan. Misalnya niih,kamu bercita-cita jadi pemimpin di sebuah organisasi. Nah, setelah terpilih jadi pemimpin, malah bekerja semena-mena dan merugikan organisasi. Apakah itu tidak kufur nikmatnya namanya?

Beda hasilnya kalau kita mulai dengan rasa syukur. Misalnya, sekian lama ingin bekerja supaya dapat uang sendiri. Setelah bekerja dan dapat uang, sebagian waktu, tenaga, pikiran dan harta diberikan untuk kebahagiaan orang lain yang membutuhkan. Karena sudah bisa mencari uang sendiri, maka sebagai rasa syukurnya kami alokasikan untuk kemaslahatan bersama.

That’s, what we did in SF.

Punya visi misi?
Ibarat membangun gedung, dibutuhkan grand designnya. Begitu juga dalam berkeluarga dan berorganisasi, grand design nya adalah visi misi. Karena itu, kami tuangkan impian dan cita cita kami dalam visi misi berikut ini:

VISI
Melahirkan generasi bertauhid, untuk masa depan Indonesia yang bersyukur.

MISI
Menyediakan sarana bagi generasi Indonesia untuk berkreasi dan berinovasi

Memfasilitasi pendidikan formal dan non formal yang integral untuk semua kalangan

Membuat usaha kreatif, inovatif, produktif dan prospektif yang berbasis pada sosial (sociopreneurship)

Menjalin kerja sama dengan stakeholder secara musyawarah dan transparan

Menginspirasi, mengayomi dan menyinergikan seluruh elemen Yayasan.

 

Leave a Comment