Proses Perintisan Shakaro Foundation

Whiteboard dinding kamar saya, salah satu saksi bisu berdirinya Shakaro Foundation (SF). Tahun 2007, saya menulis target ditahun 2012. Antara lain: Ingin melanjutkan home industry orang tua yang sudah berdiri sejak 1970an. “Road to Shakaro Foundation 2012” Begitu kalimat  di atas whiteboard yang kini sudah saya lepas dari dinding kamar. Why? Saat itu, menjelang wisuda sarjana. Sedikit berputus asa, impian…

Read More

Rumah Tahfiz Qurro’ul Mukhlisin

Menurut Dzulqurnain Ali Sahab, Co-founder Shakaro Foundation (SF), kehadiran Rumah Tahfiz Qurro’ul Mukhlisin di Kreo-Tengerang merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri baginya. Pasalnya, meskipun tidak terlibat secara langsung, namun impian dan cita-cita untuk mewujudkan hal tersebut dapat terealisasikan oleh kiprah Caskiman Casky yang tidak lain adalah kerabat dan sahabat tim Shakaro Foundation. Serta kiprah dari Ustad Abdullah…

Read More

Daerah Harus Inisiatif Tingkatkan Minat Baca

JAKARTA – Minimnya sarana dan prasarana buku bacaan di daerah pelosok menjadi kendala dalam meningkatkan minat baca. Hal ini diperparah dengan angka buta aksara yang cukup tinggi di sejumlah daerah. Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Tony Herbiyansyah mengatakan, masyarakat di daerahnya punya minat baca yang tinggi. Sayangnya, ketersediaan buku bacaan masih terbatas. Oleh sebab itu,…

Read More

Menyulap Perpustakaan Desa Menjadi Rumah Baca Seru

JAKARTA -Perpustakaan menjadi salah satu gudang ilmu yang bisa menjadi tempat belajar anak-anak Indonesia. Sayangnya, keberadaan perpustakaan, terutama di desa belum dikelola dengan baik sehingga vakum, bahkan tak terawat. Sebuah komunitas bernama Labasa kemudian berinisiatif mendirikan Yayasan Shakaro Foundation yang salah satu kegiatannya bergerak memberdayakan perpustakaan desa atau taman baca di seluruh pelosok Indonesia. Koordinator…

Read More

Marak Medsos Tak Menurunkan Minat Baca

JAKARTA – Munculnya berbagai bentuk media sosial telah membuat orang-orang menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas online. Hal tersebut membuat mereka tak punya waktu lagi untuk membaca buku konvesional. Menanggapi hal itu, Co-Founder Komunitas Baca Labasa, Syukron Ali memaparkan bahwa perkembangan teknologi tak membuat minat membaca orang Indonesia menurun. Justru beragam media tersebut meningkatkan peluang membaca.…

Read More